Halaman

    Social Items


Sejarah futsal
Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.
Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah “futsal” adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala.
Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game
Peraturan::
Lapangan permainan
1. Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m
2. Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos
4. Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
Bola
1. Ukuran: 4
2. Keliling: 62-64 cm
3. Berat: 390-430 gram
4. Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)
Jumlah pemain (per tim)
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
4. Jumlah wasit: 2
5. Jumlah hakim garis: 0
6. Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
7. Metode pergantian: “pergantian melayang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
Perlengkapan pemain
1. Kaos bernomor
2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung lutut
5. Alas kaki bersolkan karet
Lama permainan
1. Lama normal: 2×20 menit
2. Lama istiharat: 10 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2×10 menit
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit
Kejuaraan futsal terkemuka
Piala Dunia Futsal FIFA
* 1989 (di Rotterdam, Belanda): dimenangkan Brasil
* 1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brasil
* 1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brasil
* 2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol
* 2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol.
* 2008 (di Brasil): dimenangkan Brasil.
Piala Dunia Futsal AMF
* 1982 (di Sao Paulo, Brazil): dimenangkan Brazil
* 1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brazil
* 1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay
* 1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal
* 1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina
* 1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela
* 2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia
* 2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay.

Sejarah dan Hal Hal Yang Penting Dalam Futsal


A. Pengertian Sepak bola
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang sangat populer di dunia. Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke gawang kelompok lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain, dan karenanya kelompok tersebut juga dinamakan kesebelasan.
B. Peraturan resmi sepak bola adalah:
• Offside
• Pelanggaran
• Tendangan Bebas
• Tendangan penalti
• Lemparan Dalam
• Tendangan Gawang
• Tendangan Sudut
Selain peraturan-peraturan di atas, keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola. Peraturan-peraturan lengkapnya dapat ditemukan di situs web FIFA.
C. TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAKBOLA
Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah Menendang ( kicking ), Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ), Menggiring ( dribbling ), Menyundul ( heading ), Merampas ( tacling ), Lemparan Kedalam ( trow – in ) dan Menjaga Gawang ( Goal Keeping ). Dibawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang, Menghentikan, dan Mengiring bola dalam permainan Sepakbola.
D. Taktik Permainan
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
4-4-2 , 4-3-2-1 , 4-5-1 , 3-4-3 , 3-5-2 , 4-3-3
Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang dan Normal.
E. Ofisial
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai “wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.
F. Tim
Setiap tim maksimal memiliki sebelas pemain, salah satunya haruslah penjaga gawang. Kadang-kadang ada peraturan kejuaraan yang mengharuskan jumlah minimum pemain dalam sebuah tim (biasanya delapan).Sang penjaga gawang diperbolehkan untuk mengambil bola dengan tangan atau lengannya di dalam kotak penalti di depan gawangnya.
Pemain lainnya dalam kedua tim dilarang untuk memegang bola dengan tangan atau lengan mereka ketika bola masih dalam permainan, namun boleh menggunakan bagian tubuh lainnya. Pengecualian terhadap peraturan ini berlaku ketika bola ditendang keluar melewati garis dan lemparan dalam dilakukan untuk mengembalikan bola ke dalam permainan. Sejumlah pemain (jumlahnya berbeda tergantung liga dan negara) dapat digantikan oleh pemain cadangan pada masa permainan. Alasan umum digantikannya seorang pemain termasuk cedera, keletihan, kekurangefektifan, perubahan taktik, atau untuk membuang sedikit waktu pada akhir sebuah pertandingan. Dalam pertandingan standar, pemain yang telah diganti tidak boleh kembali bermain dalam pertandingan tersebut.
Lapangan yang digunakan biasanya adalah lapangan rumput yang berbentuk persegi empat. Dengan panjang 91.4 meter dan lebar 54.8 meter. Pada kedua sisi pendek, terdapat gawang sebesar 24 x 8 kaki, atau 7,32 x 2,44 meter.
G. Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2×45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit). Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.
Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir setelah kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutamanya yang memerlukan pemenang mengadakan babak tambahan yang disebut perpanjangan waktu kala pertandingan berakhir imbang: dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB telah mencoba menggunakan beberapa bentuk dari sistem ‘sudden death’, namun mereka kini telah tidak digunakan. Jika hasilnya masih imbang setelah perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk menentukan sang pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut untuk diulangi.
Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk menentukan pemenang pertandingan.
H. Wasit sebagai pengukur waktu resmi
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.

Pengertian dan Peraturan Sepak Bola



Sejarah Singkat
Olahraga sepaktakraw adalah transformasi dari permainan yang dalam bahasa Malayu disebut Sepak Raga (raga = keranjang), disebut Takraw dalam bahasa Thai, di Filipina disebut Sipa, di Burma disebut Chinlone, di Laos disebut Kator.
Pada permainan Sepak Raga para pemain berdiri membentuk lingkaran dan menggunakan bola yang terbuat dari rotan yang dianyam bulat.
Transformasi ini terjadi pada era 1940-an ketika permainan bola keranjang ini mulai menggunakan jaring dan peraturan angka, serta para pemain tidak lagi berdiri membentuk lingkaran tetapi dimainkan di lapangan ganda badminton
Dan pada masa sekarang bola yang digunakan tidak lagi yang terbuat dari rotan tetapi yang terbuat dari fiber. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King’s Cup World Championships, yang diadakan di Bangkok, Thailand. (23rd King’s Cup SepakTakraw World Championship 2008: August 25-30th).

PEMAIN

• Dimainkan oleh dua regu yang masing-masing pihak terdiri dari 3 (tiga) orang;
• Satu orang dari tiga pemain ini berdiri di belakang yang dinamakan “TEKONG”;
• Dua orang pemain depan, dikiri dinamakan Apit Kiri yang dikanan Apit Kanan;
• Istirahat bisa diberikan selama 5 menit sebelum games (set) terakhir dimulai;
BENTUK PERMAINAN
Dalam Permainan sepaktakraw, dimainkan oleh dua regu yang berhadapan dan dipisahkan oleh jaring (net) pada bagian tengah Lapangan yang berbentuk persegi empat panjang dan rata seperti dalam permainan badminton.
Tangan adalah bagian tubuh yang tidak boleh tersentuh bola, dan bagian tubuh yang terutama digunakan untuk menyentuh bola adalah kaki dan kepala. Tujuan dari setiap regu adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran.
Tekong yang melakukan sepakan permulaan (service) dan mengawal bahagian belakang gelanggang. Apit Kiri dan Apit Kanan mengawal bahagian depan gelanggang dan memikul tugas utama mematikan bola di gelanggang lawan.
Tiap regu akan bertukar tempat setiap berakhir set.
Bentuk permainan Sepaktakraw tidak jauh berbeda dengan permainan bola volley, dengan perbedaan:
• jumlah pemain untuk satu regu adalah tiga (3) orang.
• tangan pemain tidak boleh tersentuh bola.
• posisi pemain tetap / tidak rotasi.
BOLA
Bola terbuat dari bahan rotan atau fiber. Lingkaran bola 41 sampai 43 cm.
PAKAIAN PEMAIN
Pemain berpakaian olahraga dengan teratur dan memakai sepatu karet.
ANGKA (Point)
• Angka kemenangan untuk satu set adalah 21 point.
• Jika kedua regu mendapat 20 angka sama, wasit meneruskan pertandingan setelah berunding dengan regu yang menerima service untuk ditambah 5 angka.
• Jika kedua regu sama-sama memenangi satu game maka diteruskan dengan game terakhir (rubber set). Pemenang games (set) ke-3 adalah pemenang pertandingan itu.
• Angka kemenangan untuk set ke-3 adalah 18 point.
LAPANGAN
# Panjang Lapangan: 13,42 meter.

# Lebar Lapangan
 : 6,10 meter.
# Garis Batas: adalah garis (lines) yang lebarnya+ 5 cm.
# Lingkaran Tengah: Ditengah sebuah lapangan ada lingkaran yaitu tempat melakukan sepakan permulaan (service). dengan garis tengah lingkaran 61 cm.

# Garis seperempat lingkaran
:
Pada penjuru tengah kedua lapangan terdapat garis seperempat lingkaran tempat melambungkan bola kepada pemain yang melakukan sepakan permulaan (service) dengan jari-jari 90 cm.
# Tiang:
Dua buah tiang sebagai tempat pengikat jaring, didirikan pada sebelah luar kedua garis samping kiri dan kanan dengan jarak 30,5 cm dari garis samping.
Tinggi tiang 1,55 meter untuk laki-laki dan 1.45 meter untuk perempuan.
# Jaring (net):
Jaring dibuat dari bahan benang kasar, tali, atau dari nylon dengan ukuran lubang-lubangnya 4-5 cm. Lebar jaring 72 cm dan panjangnya tidak lebih dari 6,71 m. Pada pinggir atas, bawah dan samping dibuat pita selebar + 5 cm yang diperkuat dengan tali yang diikatkan pada kedua ring. Tinggi jaring 1,55 m dari tanah/lantai.
PERMULAAN PERMAINAN
Sebelum permainan dimulai, wasit melakukan undian (Toss)dengan mempergunakan uang logam (toss of coin) untuk memilih bola atau tempat.
Permainan dipimpin oleh seorang wasit dan seorang pembantu wasit (wasit II) dengan dibantu oleh 6 orang penjaga garis (lines man) yang duduk di 4 penjuru lapangan.
Regu yang memilih bola yang pertama memulai permainan (set) pertama, selanjutnya pemenang game (set) pertama memulai permainan set kedua.
SEPAKAN PERMULAAN (Service)
• Tekong (Server) itu hendaklah sebelah kakinya berada dalam lingkaran.
• Apit Pelambung bola haruslah berdiri dalam lingkaran (dibagian tengah lapangan).
• Apit yang seorang lagi haruslah berada di dalam lingkaran penjuru lainnya.
• Regu yang menerima service boleh berdiri di mana saja di dalam lapangannya.
• Service dianggap sah walaupun bola menyentuh jaring.
KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang melakukan service:
# Tekong tidak menyepak bola pada lambungan pertama.
# Tekong tidak meletakan sebelah kakinya dalam lingkaran sewaktu melakukan service.
# Kedua kaki pelambung bola dan pemain depan lainnya (Apit kiri/Apit kanan) tidak berada di dalam garis seperempat lingkaran, atau Apit kiri / Apit kanan mengangkat kaki sewaktu melambungkan bola untuk sepakan permulaan (service).
# Menginjak garis (walaupun seorang).
# Tempat pemain-pemain bertukar.
# Mati bagi regu yang melakukan service, JIKA bola tidak masuk lapangan lawan, karena bola menyangkut di jaring atau bola jatuh diluar lapangan.

KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang menerima service
:
# Berada di luar lapangan.
# Berjalan, menggertak, mengejek dengan tujuan mengganggu pihak lawan.

KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk Kedua regu dalam permainan
 :
# Menginjak garis tengah.
# Bola jatuh di dalam lapangan sendiri atau di luar lapangan.
# Bola menyentuh jaring dan tidak masuk lapangan lawan.
# Bola mengenai tangan atau lengan.
# Mengepit bola.
# Memegang jaring atau tiang jaring.
# Memainkan bola lebih dari 3 kali berturu-turut.
# Memasuki lapangan lawan.
# Menahan kawan dari menyentuh jaring, tiang jaring, bangku wasit.

Sejarah dan Peraturan Sepak Takraw



PENCAK SILAT
Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun Melayu. Seni beladiri ini banyak ditemukan di Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia,  Singapura, dan negara-negara yang berbatasan dengan negara etnis Melayu tersebut.
Banyak ahli sejarah menyatakan bahwa Pencak Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman kerajaan Sriwijaya di abad VII walaupun dalam bentuk  yang masih kasar. Seni beladiri Melayu ini kemudian menyebar ke seluruh wilayah kerajaan Sriwijaya, semenanjung Malaka, dan Pulau Jawa.
Namun keberadaan Pencak Silat baru tercatat dalam buku sastra pada abad XI. Dikatakan bahwa Datuk Suri Diraja dari Kerajaan Pahariyangan di kaki gunung Merapi, telah mengembangkan silat Minangkabau disamping bentuk kesenian lainnya. Silat Minangkabau ini kemudian menyebar ke daerah lain seiring dengan migrasi para perantau. Seni beladiri Melayu ini mencapai puncak kejayaannya pada jaman kerajaan Majapahit di abad XVI. Kerajaan Majapahit memanfaatkan pencak silat sebagai ilmu perang untuk memperluas wilayah teritorialnya.
Kerajaan Majapahit menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara. Hanya kerajaan Priyangan di tanah Pasundan yang tidak dapat dikuasai penuh oleh Kerajaan Majapahit. Tentara kerajaan Priyangan ini terkenal akan kehebatan pencak silatnya. Karena wilayahnya yang terisolir, dan terbatasnya pengaruh Majapahit, seni beladiri kerajaan Priyangan  hampir tidak mendapat  pengaruh dari silat Minangkabau. Pencak silat priyangan ini terkenal dengan nama Cimande.
Para ahli sejarah dan kalangan pendekar pada umumnya sepakat bahwa berbagai aliran Pencak Silat yang berkembang dewasa ini, bersumber dari dua gaya yang berasal dari Sumatra Barat dan Jawa Barat seperti diuraikan di atas.

 Istilah – istilah dalam pencak silat.
  • Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkokoh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kokoh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).
  • Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik(pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
  • Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.
  • Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
  • Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
  • Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
  • Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
  • Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.

1.Senjata
Selain bertarung dengan tangan kosong, pencak silat juga mengenal berbagai macam senjata. antara lain:
  • Keris: sebuah senjata tikam berbentuk pisau kecil, sering dengan bilah bergelombang yang dibuat dengan melipat berbagai jenis logam bersama-sama dan kemudian cuci Kujang: pisau khas Sunda
  • Samping/Linso: selendang kain sutera dipakai sekitar pinggang atau bahu, yang digunakan dalam penguncian teknik dan untuk pertahanan terhadap pisau.
  • Galah: tongkat yang terbuat dari kayu, baja atau bambu .
  • Cindai: kain, biasanya dipakai sebagai sarung atau dibungkus sebagai kepala gigi. Tradisional perempuan menutupi kepala mereka dengan kain yang dapat diubah menjadi cindai.
  • Tongkat/Toya: tongkat berjalan yang dibawa oleh orang tua, pengelana dan musafir.
  • Kipas: kipas lipat tradisional yang kerangkanya dapat terbuat dari kayu atau besi.
  • Kerambit /Kuku Machan: sebuah pisau berbentuk seperti cakar harimau yang bisa diselipkan di rambut perempuan.
  • SabitClurit : sebuah sabit, biasa digunakan dalam pertanian, budidaya dan panen tanaman.
  • Sundang: sebuah ujung pedang ganda Bugis, sering berombak-berbilah
  • Rencong: belati Aceh yang sedikit melengkung
  • Tumbuk Lada: belati kecil yang juga sedikit melengkung mirip rencong, secara harfiah berarti “penghancur lada”.
  • Gada: senjata tumpul yang terbuat dari baja.
  • Tombak: lembing yang terbuat dari bambu, baja atau kayu yang kadang-kadang memiliki bulu yang menempel di dekat pisau.
  • Parang/Golok: pedang pendek yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari seperti memotong saat menyisir hutan.
  • Trisula: tiga sula atau senjata bercabang tiga
  • Chabang/Cabang: trisula bergagang pendek, secara harfiah berarti “cabang”.
2.Tingkat kemahiran
Secara ringkas, murid silat atau pesilat dibagi menjadi beberapa tahap atau tingkat kemahiran, yaitu:
  1. Pemula, diajari semua yang tahap dasar seperti kuda-kuda,teknik tendangan, pukulan, tangkisan, elakan,tangkapan, bantingan, olah tubuh, maupun rangkaian jurus dasar perguruan dan jurus standar IPSI
  2. Menengah, ditahap ini, pesilat lebih difokuskan pada aplikasi semua gerakan dasar, pemahaman, variasi, dan disini akan mulai terlihat minat dan bakat pesilat, dan akan disalurkan kepada masing-masing cabang, misalnya Olahraga & Seni Budaya.
  3. Pelatih, hasil dari kemampuan yang matang berdasarkan pengalaman di tahap pemula, dan menengah akan membuat pesilat melangkah ke tahap selanjutnya, dimana mereka akan diberikan teknik – teknik beladiri perguruan, dimana teknik ini hanya diberikan kepada orang yang memang dipercaya, dan mampu secara teknik maupun moral, karena biasanya teknik beladiri merupakan teknik tempur yang sangat efektif dalam melumpuhkan lawan / sangat mematikan .
  4. Pendekar, merupakan pesilat yang telah diakui oleh para sesepuh perguruan, mereka akan mewarisi ilmu-ilmu rahasia tingkat tinggi

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahuai Tentang Pencak Silat





Jenis olahraga yang aman untuk anak balita adalah informasi yang dibutuhkan oleh para orang tua untuk dapat dilakukan oleh anak balitanya. Seperti diketahui, setiap orang dari berbagai rentang usia perlu melakukan olahraga dengan rutin. Manfaat olahraga ini bermacam macam bergantung pada usia juga. Itulah sebabnya dibutuhkan informasi mengenai tips dan cara memilih olahraga sesuai usia dari pelaku olahraga tersebut. Lalu bagaimana jika yang ingin berolahraga adalah seorang anak balita? Tentu yang berperan adalah orang tua. Orang tua perlu mengetahui apa saja jenis olahraga yang aman untuk anak balita anda. Namun sebelumnya, sudah tahukah anda mengapa balita perlu berolahraga?
Ternyata sama seperti orang dewasa, olahraga pada balita ini juga sangatlah bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Khususnya berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan kemampuan motorik dari anak balita tersebut. Anda tentu ingin melihat anak anda tumbuh sehat, aktif, dan kemampuan motoriknya tidak tertinggal dengan anak anak lain. Itulah sebabnya dibutuhkan gerakan tubuh yang dapat menetralisir peredaran darah anak balita anda menjadi lebih murni dan lancar. Selain itu, olahraga pada balita ini dapat membuat anak anda semakin fit tubuh dan sekaligus menjadi juga macam macam latihan untuk daya tahantubuh anak anda. Balita diketahui termasuk dalam golongan usia yang rentan sekali terkena penyakit. Oleh sebab itu, anda perlu mengetahui apa saja olahraga yang cocok untuk anak balita anda.
Sayangnya, balita memiliki banyak keterbatasan gerak. Artinya, tidak semua jenis olahraga pada orang dewasa dapat dilakukan oleh anak balita anda tentunya. Mengetahui jenis olahraga yang aman untuk anak balita ini, dapat membantu anda dalam memberikan kesehatan tubuh pada anak dengan resiko yang terminimalisir dengan baik. Tahukah anda kira-kira apa saja jenis olahraga yang baik untuk balita anda? Jika anda belum mengetahuinya, maka simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Jenis Olahraga yang Aman untuk Anak Balita
Anak balita juga membutuhkan olahraga. Hal ini perlu dimengerti oleh para orang tua. Jangan sampai orang tua menganggap anak anak tidak membutuhkan olahraga karena keterbatasan geraknya. Padahal dengan olahraga yang rutin, anak anak dapat semakin berkembang dan keterbatasan gerak berangsur angsur akan terus berkurang. Sayangnya, tidak semua orang tua mengetahui bagaimana dapat mengajak anak balitanya untuk berolahraga. Saat ini ada banyak olahraga yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak bersama sama. Sehingga anda tidak perlu khawatir lagi harus meninggalkan anak anda sendirian. Sambil anak anda berolahraga, anda pun dapat sekaligus melatih kekuatan tubuh anda. Jadi tidak ada ruginya mengetahui jenis olahraga yang aman untuk anak balita anda berikut ini:
  1. Olahraga Anak Balita dengan Aktivitas Bermain yang Menyenangkan
Pertama, jika anak balita merasakan bosan dalam aktivitas bermain maka si ibu dapat langsung mengajak anak balita untuk melakukan olahraga sambil beraktivitas dalam permainan yang menyenangkan. Olahraga bisa bisa membuat sistem pernapasan anak balita anda menjadi lebih baik. Lakukanlah permainan yang dapat melatih banyak anggota tubuh anak anda menjadi memiliki kualitas yang bagus dalam gerakannya. Misalnya anda dapat melatih refleks kepala anak dengan bermain cilukba, melatih konsentrasi dengan bercerita, dan menjaga sistem aliran pernapasan dan perilaku sosial dalam kehidupan sehari-hari dengan banyak jenis permainan lainnya. Dengan demikian berbagai gerakan olahraga yang dilakukan sambil bermain ini bisa membuat anda sebagai orang tua mengajak dan anak balita berolahraga dengan rutin setiap harinya. Walaupun mungkin hanya dilakukan di rumah saja tapi hal ini dapat dijadikan tips untuk meningkatkan stamina dalam berolahraga.
  1. Olahraga Anak Balita dengan Berenang dalam Pengawasan Orang Tua
Kedua, bila anda sebagai orang tua anak balita tidak mempunyai aktivitas di waktu senggang anda, maka lebih baik anda mengajak anak balita anda untuk pergi melakukan olahraga berenang. Anak balita akan sangat menyukai air dan mengira berenang adalah permainan biasa, jadi olahraga dapat dilakukan tanpa disadari. Namun, olahraga berenang ini tidak dapat dilakukan tanpa pengawasan orang tua. Oleh sebab itu, pastikanlah untuk berolahraga renang bersama dengan anak anda. Manfaat dari olahraga renang ini untuk anak anda adalah dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak balita. Selain itu, anak anda pun akan memiliki tubuh yang terasa lebih segar dan nyaman setelah melakukan olahraga renang ini. Anak anda pun tidak lagi mudah bosan di rumah dan dapat bermain sambil memiliki tubuh yang kuat karena rutin berolahraga.
  1. Olahraga Anak Balita dengan Program Senam Bayi
Ketiga, pada saat anak balita anda tidak memiliki banyak aktivitas di rumah, maka sangat direkomendasikan pada orang tua agar bisa mengajak anak balitanya melakukan gerakan senam balita. Senam balita ini bermanfaat untuk melatih kemampuan kelincahan dalam bergerak dan dapat meningkatkan stabilitas nafsu makan anak anda sehari hari. Beberapa jenis gerakan diketahui juga dapat memberikan kekuatan pada otot anak balita. Sehingga setiap senam bayi, anak balita dapat menjadi lebih lelap saat tidur di malam hari. Keesokan paginya, tubuh anak balita anda akan menjadi lebih segar dan lebih bersemangat lagi tentunya.
  1. Olahraga Anak Balita dengan Olahraga Rekreasi (Sepeda, Berlari, Bersembunyi)
Keempat, bagi orang tua yang ingin anaknya lebih aktif dalam beraktivitas dapat melakukan gerakan olahraga rekreasi ini. Tidak perlu jauh jauh, orang tua cukup mengajak anaknya bermain olahraga rekreasi di dalam rumah saja. Olahraga ini bisa berbentuk seperti contohnya bermain sepeda, berlari, bersembunyi, jalan kaki, dan banyak jenis lainnya disekitaran wilayah rumah saja. Walau sangat sederhana, jenis olahraga ini akan membuat anak sangat bahagia dan kemampuan motoriknya pun terlatih dengan sempurna.
  1. Olahraga Anak Balita dengan Lempar dan Tangkap Bola
Kelima, jenis olahraga yang mudah dan murah dilakukan di rumah berikutnya adalah lempar dan tangkap bola. Jenis olahraga yang satu ini khususnya sangat cocok dilakukan bila orang tua ingin kemampuan kognitif anak dapat ikut terlatih sambil berolahraga. Pasalnya, anak akan dilatih menghubungkan gerakan mata, tangan, kaki, dan otaknya secara bersamaan. Oleh sebab itulah, jenis olahraga ini sangat baik untuk melatih anak anak yang kurang aktif dan mengkhawatirkan karena lambat dalam merespon sinyal yang diberikan.

  1. Olahraga Anak Balita dengan Memasukkan Bola ke Dalam Keranjang
Keenam, memasukkan bola ke dalam keranjang diketahui merupakan jenis olahraga yang cukup menarik untuk dilakukan antara orang tua dan anak balitanya. Hal ini dapat anda lakukan untuk tujuan melatih otot lengan anak anda. Pasalnya dengan mengangkat bola dan menuju lokasi keranjang sebelum dimasukkan, tanpa disadari anak balita anda sedang melakukan salah satu olahraga dari macam macam latihan untuk kekuatan otot lengan.
  1. Olahraga Anak Balita dengan Berlari di Halaman Rumah
Dan terakhir ketujuh, anak balita pastinya sangat menyukai berlari lari di halaman rumah. Selain dapat melatih kecepatan berlari pun termasuk dalam macam macam latihan untuk melatih kelincahan. Sehingga anak anak balita sangat dianjurkan untuk melakukan olahraga jenis ini di rumah. Akan menjadi kesulitan jika halaman rumah anda tidak terlalu luas. Namun, anda tetap dapat mengupayakannya berlari di dalam rumah namun dengan pengawasan.
Demikianlah tadi informasi lengkap mengenai jenis olahraga yang aman untuk anak balita anda. Agar anda semakin termotivasi untuk mengajak anak anda berolahraga, maka berikut ini informasi mengenai apa saja manfaat yang akan didapatkan oleh anak balita anda jika rutin melakukan jenis olahraga di atas. Semoga dapat menginspirasi anda.
Manfaat Anak Balita Berolahraga dengan Rutin dalam Pengawasan Orang Tua
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, anak balita akan merasakan manfaat kesehatan jika rutin berolahraga. Informasi inilah yang kurang dipahami oleh kebanyakan orang tua. Faktanya, anak balita yang berolahraga akan lebih terlindungi tubuhnya dari penyakit dan daya tahan tubuhnya pun terus meningkat. Secara lebih detail, berbagai manfaat tersebut dapat dijelaskan pada daftar di bawah ini.
  • Bermanfaat untuk anak balita dapat memaksimalkan keterampilan motorik secara baik.
  • Bermanfaat untuk anak balita dapat semakin bertumbuh dalam perkembangan dan perumbuhan tubuh.
  • Bermanfaat untuk anak balita dalam mencegah penderita obesitas pada masa yang akan datang.
  • Bermanfaat untuk anak balita dapat memiliki kemampuan motorik secara bertambah.
  • Bermanfaat untuk anak balita dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan lebih baik.
Berikut tadi informasi lengkap yang berhasil dikumpulkan mengenai apa saja jenis olahraga yang aman untuk anak balita anda. Selain itu, dilengkapi juga informasi khusus mengenai manfaat yang akan didapatkan anak balita anda jika anda terus menjaga rutinitas olahraga tersebut. Oleh sebab itu, anda diharapkan dapat menemani dan mengikuti anak anda untuk terus berolahraga. Kebiasaan baik sejak kecil ini dapat menjadi kebiasaan baik anak anda sepanjang umurnya. Sehingga anak anda tidak mudah lagi terkena penyakit dan menderita banyak penyakit berbahaya karena daya tahan tubuh yang tidak kuat.

7 Jenis Olahraga yang Aman untuk Anak Balita (Populer)


Bulu tangkis adalah salah satu olahraga permainan yang sangat populer terutama di Indonesia. Terlihat banyak juga pemain Indonesia yang sering memenangkan pertandingan bulu tangkis di skala internasional. Mulai dari Liem Swie King, Susi Susanti, Taufik Hidayat hingga pemain ganda yang baru saja mencetak rekor kemenangan super series tahun lalu, Markus Gideon dengan Kevin Sanjaya Soekamuljo.
Bulu tangkis, atau yang biasa juga disebut badminton, adalah salah satu olahraga permainan yang membutuhkan raket dan shuttlecock untuk memainkannya. Bulu tangkis dapat dilakukan secara tunggal ataupun ganda. Olahraga bulu tangkis memang mirip dengan olahraga tenis. Namun bedanya olahraga ini tidak menggunakan lapangan sebesar tenis, dilakukan secara indoor dan lapangannya adalah lapangan non rumput. Raket dan bola yang digunakan pun juga berbeda. Walaupun gerakan tenis dan bulu tangkis hampir sama, yaitu menangkis dan memukul bola ke arah permainan lawan untuk mendapatkan poin kemenangan.
Olahraga bulu tangkis selain menyenangkan juga kaya akan manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat jika kita melakukan bulu tangkis secara rutin.
  1. Bulu tangkis dapat mencegah obesitas – Semua orang pasti ingin terhindar dari yang namanya obesitas. Olahraga bulu tangkis ini dapat menjadi pilihan agar terhindari dari yang namanya kelebihan berat badan. Mengapa? Ketika kita berolahraga maka kolesterol yang berlebihan dalam tubuh dapat teredusi dan meningkatkan kolesterol yang baik. Oleh karena itu kita dapat melakukan olahraga ini setiap weekend bersama teman. Selain menyenangkan juga menyehatkan.
  2. Bermain bulu tangkis dapat meningatkan kekuatan kaki – Walaupun lapangan bulu tangkis tidak sebesar lapangan sepak bola, tetapi kita dituntut untuk berlari kesana kemari mengembalikan bola yang diberikan lawan dan melakukan penyerangan. Gerakan berlari dari kiri ke kanan, ke depan dan ke belakang juga melompat ketika melakukan jump smash tentu saja akan menambah kekuatan otot yang ada di kaki
  3. Membentuk postur tubuh menjadi ideal – Gerakan dalam bermain bulu tangkis, seperti gerakan melompat berlari dan melangkah panjang dpaat membuat otot kaki mengencang sepenuhnya. Hal itu akan membantu pertumbuhan secara alami. Anda juga dapat menambah tinggi badan dengan bermain bulu tangkis.
  4. Bermain bulu tangkis dapat menghilangkan stress – Permainan bulu tangkis, menurut ahli, dapat menimbulkan perasaan yang nyaman bagi yang melakukannya. Hal ini tentu saja bermanfaat untuk siapa saja yang ingin menghilangkan stress, depresi dan kecemasan. Anda juga dapat menambah fokus dan konsentrasi ketika bermain olahraga yang sangat menyenangkan ini.
Olahraga bulu tangkis ini juga diperlombakan dengan skala nasional dan internasional. Untuk skala nasionalnya sendiri adalah sirnas-sirnas yang biasa diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Untuk pertandingan bulu tangkis skala internasional pun memiliki berbagai macam peringkat permainan. Ada yang regional seperti Sea Games dan Asian Games. Namun ada juga yang skala internasional yang lebih bergengsi, seperti pertandingan All England, Kejuaraan Dunia atau bahkan juga Olimpiade yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Jika Anda memang hobi dan suka bermain bulu tangkis, maka ada baiknya jika Anda juga mengetahui berapa sebenarnya ukuran lapangan bulu tangkis itu sendiri.
Ukuran lapangan bulu tangkis sesuai standar permainan bulu tangkis sudah ditetapkan oleh BWF. BWF adalah induk organisasi olahraga bulu tangkis internasional atau Badminton World Federation. Untuk induk organisasi bulu tangkis di Indonesia adalah PBSI atau Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Lapangan bulu tangkis umumnya berwarna hijau dengan garis putih. Terdapat 6 garis vertikal dan 7 garis horizontal. Adapun ukuran detail dari lapangan bulu tangkis adalah sebagai berikut:
  • Panjang lapangan bulu tangkis : 13,40 meter.
  • Lebar lapangan bulu tangkis : 6,10 meter.
  • Jarak antara garis net sampai garis servis  : 1,98 meter.
  • Jarak antara garis servis tengah dengan garis samping lapangan : 3,05 meter.
  • Jarak antara garis servis belakang dengan garis belakang lapangan dalam permainan ganda : 0,76 meter.
  • Jarak antara garis samping dengan garis pinggir lapangan dalam permainan tunggal: 0,46 meter.
  • Tinggi tiang net : 1,55 meter.
  • Tinggi net : 1,55 meter.
Ukuran lapangan dalam nomor ganda dan tunggal tentu saja berbeda. Sedangkan ukuran lapangan untuk nomor tunggal putra dan tunggal putri adalah sama. Berikut adalah ukuran lapangan pada nomor tunggal putra dan tungga putri menurut BWF adalah:
  • Panjang lapangan bulu tangkis : 13,40 meter.
  • Lebar lapangan bulu tangkis: 5,18 meter.
  • Lebar lapangan permainan penerima servis : 2,59 meter.
Sedangkan ukuran Lapangan Bulu Tangkis StAndar BWF untuk kategori ganda putra, putri atau campuran adalah:
  • Panjang lapangan bulu tangkis : 13,40 meter.
  • Lebar lapangan bulu tangkis: 6,10 meter.
  • Panjang dari lapangan permainan penerima servis : 3,96 meter.
  • Lebar dari lapangan permainan penerima servis : 3,05 meter.
Ukuran-ukuran tersebut sudah sesuai dengan standar internasional. Sehingga ketika melakukan berbagai pertandingan dan kompetisi di dalam maupun di luar negeri ukuran lapangan, garis, tinggi net adalah sama semua. Raket dan juga shuttlecock yang digunakan juga sudah disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan.

Ada beberapa peraturan yang telah ditetapkan oleh Federasi Buutangkis Internasional, peraturan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Pemain – Pemain dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi beberapa nomor. Nomor tersebut adalah tunggal putri, tunggal putra, ganda putri, ganda putra dan yang terakhir adalah nomor ganda campuran.
  2. Net – Tiang net dalam permainan olahraga bulu tangkis dipasang tepat di tengah ujung garis samping lapangan. Net terbuat dari tali halus dengan warna gelap. Tinggi tiang 1,55 meter. Lebar net 0,75 meter. Panjang net 6,10 meter. Puncak net diberi batasan putih selebar 7,5 cm. Net ini juga sangat penting dalam permainan bulu tangkis. Anda juga harus dapat melakukan teknik-teknik netting yang baik dan melakukan smash keras ke area lapangan lawan agar shuttlecock tidak menyangkut di net.
  3. Shuttle (kok) – Umunya kok menggunakan bahan sintetis berupa gabus dan bulu angsa. Jumlah bulu yang tertancap pada gabus adalah 16 bulu. Panjang bulu yaitu 62-70 mm. berat kok 4,74-5,50 gram. Dalam permainan olahraga bulu tangkis ini, pemain dapat mengajukan pergantian kok ke wasit ketika kok sudah tidak layak untuk digunakan. Kok yang tidak layak tentu akan membuat kecepatan shuttlecock juga berbeda. Maka dari itu pemain boleh mengajukan pergantian shuttlecock.
  4. Raket – Raket dalam permainan olahraga bulu tangkis terbuat dari bahan yang keras tetapi tidak kaku. Bahan ini misalnya besi atau fiber. Bagian raket terdiri atas lima bagian, yaitu pegangan, area yang dipasang senar, kepala, batang, dan leher raket. Raket yang digunakan pemain bulu tangkis berbeda-beda.
Ketika memulai untuk belajar bulu tangkis, maka ada beberapa teknik dasar yang harus diperhatikan. Pegangan raket merupakan salah satu teknik dasar bulu tangkis yang sangat penting dan harus dikuasai pemain karena ini merupakan dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulu tangkis. Cara dan teknik memegang raket yang baik dan benar merupakan modal utama untuk dapat bermain bulu tangkis. Teknik pegangan raket dibedakan menjadi dua, yaitu forehand dan backhand.
Selain memegang raket, hal yang perlu dipelajari dalam bermain bulu tangkis adalah servis. Selain itu, servis juga dilakukan setelah bola mati. Servis merupakan modal utama ketika pemain memutuskan untuk bertahan atau menyerang. Servis juga harus dilatih dengan baik. Kesalahan yang umum terjadi dalam servis adalah servis menyangkut di net, servis terlalu tinggi dan servis yang tanggung. Terdapat tiga jenis servis dalam olahraga bulu tangkis, yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flick atau servis setengah tinggi.
Demikianlah artikel mengenai ukuran lapangan bulu tangkis sesuai standar yang perlu diperhatikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan. Selamat beraktivitas dan salam olahra

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis Sesuai Standar